Ilustrasi Youtuber merekam video

60+ Prompt Aruna AI untuk Youtuber yang Lagi Butuh Ide

Daftar Isi

Tak bisa dipungkiri kalau ide adalah segalanya bagi seorang Youtuber. Jika kamu adalah Youtuber yang sering kesulitan mendapat ide cemerlang dan kreatif, cepat atau lambat riwayat kamu bakalan tamat.

Oke, itu mungkin berlebihan. Konsekuensinya paling jumlah viewer, subscriber, dan engagement kanal kamu bakal berkurang (atau sulit meningkat). Dan situasi seperti itu sangat menyedihkan, bukan?

Untungnya, kita hidup di zaman serba AI. Lebih untungnya lagi, kamu bisa meminta tolong pada Aruna si asisten virtual nan cerdas langsung dari WhatsApp kamu. Apa pun bisa dia kerjakan, dari mulai menyusun daftar judul yang bagus sampai menyunting naskah buat video kamu. Alhasil, proses pembuatan video menjadi lebih efisien, dan kamu bisa meluangkan lebih banyak waktu bersama keluarga (atau apa pun yang ingin kamu lakukan, terserah).

Biar pekerjaanmu jadi jauh lebih mudah, kami sudah menyiapkan puluhan contoh prompt Aruna AI untuk Youtuber. Salin saja prompt-prompt di bawah ini, edit sesuai kebutuhan kamu, dan kamu pun bisa mengoptimalkan konten Youtube milikmu.

Prompt Aruna AI untuk Persiapan Bikin Kanal YouTube

Ilustrasi pria memilih barang saat berbelanja
“Hmm… Mana monitor yang lebih cocok buat Youtuber hebat ya?”

“Hai Aruna, apa saja peralatan dan gawai yang diperlukan untuk Youtuber pemula? Sebutkan juga merek rekomendasi untuk masing-masing peralatan.”

“Apa saja tipe-tipe mikrofon yang ada di pasaran, dan apa jenis mikorofon yang cocok untuk [Youtuber pemula yang merekam di tempat cukup bising]?”

“Bagaimana cara melatih pernapasan yang baik bagi Youtuber pemula?”

“Rencananya aku mau bikin channel YouTube yang berfokus ke [tips makeup dan kecantikan]. Bisa kamu buatkan daftar nama yang bagus buat channel itu? Namanya bisa dari [bahasa Indonesia, bahasa Inggris, atau campuran keduanya].”

“Coba susunkan [tujuh] nama yang [catchy dan gampang diingat] buat kanal YouTube tentang [true crime].”

“Buatkan [sepuluh] tagline dan slogan [berbahasa Indonesia] yang elegan untuk channel [crypto] di YouTube.”

“Apa kiranya logo dan desain yang tepat untuk channel YouTube bernama [AkuCuantik], yang mana channel itu membahas [tutorial kecantikan]?

“Tulis [tiga] deskripsi yang singkat tapi menarik untuk channel YouTube tentang [tips finansial]. Deskripsinya [tidak lebih dari dua kalimat].”

“Apa saja hal penting yang sekiranya perlu aku siapkan sebelum bikin kanal YouTube tentang [sketsa komedi]?”

“Bagaimana teknik storytelling yang perlu dikuasai Youtuber [yang berfokus pada konten video essay], sehingga penonton akan merasa terhibur sekaligus tercerahkan? Fokuskan tip kamu pada teknik storytelling, tak perlu melebar membahas presentasi video.”

“Apa saja gaya yang cocok bagi Youtuber dengan niche [pembelajaran bahasa Inggris], lalu bagaimana cara agar aku bisa memilih kepribadian atau persona seorang Youtuber dengan niche tersebut?”

“Sebutkan tip-tip untuk menciptakan persona Youtuber yang [humoris meskipun membahas topik-topik berat].”

“Jelaskan keuntungan dan kekurangan menampilkan sosok narator dan tidak menampilkan dalam video Youtube.”

“Aku ingin bikin channel YouTube yang berfokus pada [musik], tapi bagaimana cara menyajikan video yang menarik untuk target audiens aku: [orang dewasa muda berumur 18 – 34 tahun]?”

“Aku mau buat channel YouTube soal [review film], tapi sebelumnya aku butuh daftar kanal channel YouTube di Indonesia maupun luar negeri yang bisa aku pelajari sebagai referensi.”

“Apa saja kesalahan umum dan fatal yang biasa dilakukan Youtuber, terutama mereka yang masih pemula?”

Prompt untuk Ide & Konsep Konten

“Hey Aruna, aku ingin kamu bertindak sebagai YouTuber [travel] sarat pengalaman. Sekarang, kasih aku [lima] ide unik untuk konten YouTube tentang [traveling yang berfokus ke tempat-tempat yang masuk kategori mutiara tersembunyi]. Sebutkan juga nama tempatnya dan alasan kenapa orang harus pergi ke sana.”

“Aku punya channel YouTube [gaming] tapi aku lagi buntu ide buat bikin konten baru. Tolong kasih aku rekomendasi [game bagus tapi kurang terkenal yang asyik buat dipakai streaming].”

“Kasih aku [sepuluh] ide unik dan kreatif untuk video YouTube tentang [lifehack fashion].”

“Kalau aku pengin bikin video YouTube tentang mengubah barang bekas menjadi kreasi fashion yang stylish, apa saja bahan-bahan yang perlu disiapkan, dan apa hasil pakaian yang bisa dibuat dengan bahan tersebut?”

“Berikan [sepuluh] topik inovatif yang masih jarang dibahas oleh kanal-kanal YouTube [fitnes dan kesehatan].”

“Beri tahu aku [sepuluh] ide video yang [kontroversial] untuk channel YouTube tentang [sains].”

“Aku butuh [lima] ide video YouTube tentang [kultur pop] yang kontennya bisa dibuat dalam waktu [satu hari].”

“Tuliskan [tujuh] topik menarik yang dapat memikat atensi penonton channel YouTube yang [mendiskusikan masalah-masalah politik tanah air].”

“Buatkan konsep video YouTube yang mendetail untuk konten yang [mengulas produk TV].”

Baca juga: 130 Contoh Prompt Aruna AI untuk Pencinta Traveling

Prompt untuk Riset Topik

Ilustrasi perempuan membaca

“Susunkan daftar fakta penting dan isu kontroversial tentang [feminisme]. Pastikan kamu hanya menyertakan hal-hal yang menarik bagi target audiens YouTube aku: [remaja berumur 14 – 19 tahun].”

“Jelaskan [dasar-dasar teori psikologi Freud] dengan menggunakan bahasa yang mudah dicerna oleh orang yang masih awam dengan psikologi. Jelaskan dengan mendetail sehingga orang mudah memahaminya.”

“Aku bakal bikin video YouTube tentang [manga horor karya Junji Ito], jadi sebutkan hal-hal yang perlu aku tahu tentangnya. Tulis dalam format bullet points.”

“Apa saja hal-hal yang belum diketahui banyak orang tentang [sejarah Indonesia pada masa penjajahan Jepang]. Aku mau bikin konten YouTube dengan topik itu, jadi pastikan semua yang kamu sebutkan masih jarang didengar orang.”

“Apa benar kalau [kucing dewasa tidak pernah mengeong ke sesamanya]? Jawaban kamu bakal aku masukkan dalam video YouTube, jadi kamu harus benar-benar yakin sama jawaban kamu. Kalau masih ada perdebatan tentang kebenarannya, bilang saja.”

“Tuliskan sebanyak mungkin fakta dan statistik [unik] tentang [industri K-Pop].”

“Metode apa yang paling efektif untuk [mengecilkan perut yang buncit]? Sebutkan sumbernya, karena aku bakal menyampaikan informasi tersebut di kanal YouTube.”

Prompt untuk Penulisan Naskah Video YouTube

Ilustrasi pria menulis naskah
“Biar cepat, menulisnya mending pakai dua tangan.”

Sebenarnya kami kurang menyarankan siapa pun untuk menulis isi skrip YouTube atau karya apa pun dengan bantuan AI. Kalaupun kamu terpaksa melakukannya, anggap hasil pekerjaan Aruna AI sebagai draft pertama. Kemudian draft tersebut kamu edit dan modifikasi lagi, berikan sentuhan manusia agar jauh lebih menarik serta mendalam. Jangan gunakan mentah-mentah hasil pekerjaan AI, terutama bila itu menyangkut karya.

Dengan memakai pertimbangan tersebut, berikut ini contoh prompt-nya, yang dibagi menjadi tiga bagian: intro, isi, dan penutup. Yup, sebaiknya kamu jangan menyuruh Aruna untuk langsung menulis keseluruhan skrip.

Bagian intro

“Buatkan intro video YouTube tentang [etika penggunaan AI dalam membuat intro skrip YouTube]. Intro tersebut berguna sebagai hook, yang mana ia harus dapat menarik atensi penonton dalam waktu kurang dari 30 detik.”

“Tulis bagian pembuka video yang mengulas tentang [manfaat memelihara anjing bagi kesehatan]. Intro tersebut harus ditulis dengan gaya yang kasual, santai, tetapi tetap terasa cerdas dan to the point.”

“Susun intro yang catchy dan menarik untuk video YouTube yang membahas [perbandingan dua smartphone baru]. Pakai bahasa Indonesia kasual penuh humor yang pas untuk anak muda, pertimbangkan diksi yang tepat untuk mereka. Tulis dengan bahasa yang natural, jangan kaku. Terakhir, tak perlu mengimbau penonton untuk subscribe, like, dan sebagainya.”

Bagian isi konten

“Buatkan struktur konten dan kerangka untuk vlog YouTube tentang [pengalaman mencoba makan belut bakar di restoran pertama di luar angkasa].”

“Susunkan pokok pembicaraan utama dari podcast YouTube yang mengangkat topik [kenapa film remake Disney hampir gagal semua?] Buat dalam format bullet points.”

“Tulis isi naskah video essay untuk YouTube yang membahas [bias kebertahanan atau survivorship bias]. Naskahnya harus mengulas isu dan topik secara mendalam, in-depth.”

Bagian penutup

“Tulis bagian penutup video YouTube tentang [produk kaus kaki baru yang menyerap keringat dengan cepat]. Buat penutup tersebut dalam gaya call to action yang persuasif, tapi tetap memakai bahasa kasual.”

“Buatkan aku paragraf penutup untuk video YouTube yang mendiskusikan [masa depan bisnis odong-odong]. Paragraf tersebut harus dirancang sedemikian rupa sehingga terasa memorable, mengajak orang untuk ikut berpikir perihal [nasib odong-odong].”

Baca juga: 140 Prompt Aruna AI untuk Penulisan Novel dan Cerpen

Prompt untuk Pembuatan Judul, Deskripsi, dan Thumbnail Video

Ilustrasi pria mengerjakan tugas memakai komputer

“Ada ide judul apa yang cocok untuk video YouTube tentang [DIY membuat rak baju dari tisu]? Aku butuh [lima] judul alternatif, dan jangan bubuhkan tanda titik dua atau : dalam judul.”

“Godok [lima] judul yang menarik perhatian untuk video YouTube tentang [penampakan hantu yang suka nongol di mal kalau lagi penuh pengunjung]. Tulis judulnya dengan bahasa Indonesia sehari-hari, jangan kaku.”

“Tolong modifikasi judul video YouTube ini: [Manfaat AI dalam Kehidupan Sehari-hari]. Aku pengin judul itu diubah jadi kalimat tanya, sehingga memancing penonton untuk mengklik video. Kasih aku [sepuluh] judul alternatif, dan pastikan kamu menulisnya memakai bahasa Indonesia yang normal, jangan kaku.”

“Buatkan deskripsi channel YouTube yang menarik untuk channel [renovasi rumah].”

“Tulis deskripsi untuk video YouTube tentang [kumpulan cuplikan orang-orang yang menyelamatkan hewan liar yang terjebak]. Gunakan diksi yang formal tapi tetap terasa natural dan sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari; jangan menulis dengan kaku. Optimalkan juga deskripsi itu untuk SEO, dan masukkan kata kunci ini: [hewan lucu, animal rescue].”

“Kasih aku lima ide thumbnail untuk video YouTube tentang [rahasia investasi crypto]. Thumbnail-nya harus terlihat menonjol hingga orang berhenti scrolling setelah melihatnya.”

“Aku butuh beberapa ide thumbnail video YouTube yang judulnya: [Terungkap!!! Ternyata Ini Sosok Pemain Tajikistan Yang Bakal Dinaturalisasi!!!!]”

“Buatkan beberapa konsep desain thumbnail video YouTube tentang [tren mencengangkan influencer di Uni Emirat Arab]. Kasih aku ide yang menarik, tapi jangan berlebihan dan bombastis.”

“Tuliskan caption thumbnail video YouTube yang menawan mengenai [penemuan baru di planet Mars]. Tugas kamu adalah membuat caption thumbnail untuk video YouTube, jadi jangan menulis panjang-panjang.”

Prompt untuk Penyuntingan Naskah

Ilustrasi pria sedang menyunting tulisan

“Tolong bikin paragraf berikut ini jadi lebih simpel, sehingga gampang dimengerti oleh audien awam. Paragraf maksimal terdiri dari tiga kalimat. Ini paragrafnya: [masukkan potongan naskahmu di sini].”

“Parafrasa kalimat ini menjadi lebih koheren: [masukan kalimatnya di sini].

“Coba periksa naskah video YouTube aku, kalau-kalau ada kesalahan ketik, pengejaan, tanda baca, dan tata bahasa. Jika ada, perbaiki saja. Ini naskahnya: [masukkan naskahnya di sini].

“Modifikasi kalimat-kalimat ini agar menghasilkan impak emosional yang maksimal bagi pendengarnya. Ini kalimatnya: [masukkan kalimatnya di sini].”

“Periksa naskah berikut ini dan temukan kata yang dipakai lebih dari tujuh kali. Setelah itu, susun kata-kata tersebut dalam daftar, lalu beri aku sinonim dari kata-kata itu agar aku bisa menghindari repetisi. Ini skripnya: [masukkan naskah video kamu di sini].”

“Tolong buat paragraf pembuka ini lebih memikat sehingga orang akan terus penasaran menonton videonya. Ini paragrafnya: [masukkan paragrafnya di sini].”

“Aku merasa paragraf ini terlalu garing, bisakah kamu memperbaikinya jadi lebih mengalir dan seru? Ini paragrafnya: [masukkan paragrafnya di sini].”

Prompt untuk Marketing di Media Sosial

Ilustrasi perempuan tengah berpidato
“Semuanya! Tolong subscribe channel Youtube aku, terus like semua videonya!”

“Buatkan caption instagram untuk mempromosikan video YouTube tentang [rekomendasi laptop di bawah Rp5 juta].”

“Tuliskan [lima] tweet yang mempromosikan video YouTube tentang [trailer film].”

“Ubah naskah video YouTube ini menjadi beberapa tweet saja. Ini naskahnya: [masukkan naskahmu di sini].”

“Rancang [tiga] ide postingan media sosial yang memperlihatkan proses produksi video channel YouTube aku. Tujuan postingan itu adalah promosi channel dan branding aku.”

“Tulis postingan Facebook yang mempromosikan video baru di channel YouTube aku, yang mana videonya tentang [Jia si lumba-lumba imut sedang bermain sepak takraw].”

“Buatkan postingan media sosial untuk mengungumkan kolaborasiku dengan Youtuber lain: [XXX}.”

Baca juga: 50 Contoh Prompt Aruna AI untuk Media Sosial 

Akhir Kata

Chatbot seperti Aruna AI berguna banget untuk membantu YouTuber dalam pembuatan ide kreatif, asalkan kita tahu cara menggunakannya. Lewat contoh-contoh prompt di atas, semoga saja kamu dapat terbantu untuk mengoptimalkan konten-konten YouTube kamu, sekaligus mengefisienkan proses kerja.

 

Dhika Sacawisastra

Dhika Sacawisastra

Penulis di Rupa.AI sekaligus tukang riset prompt Aruna AI. Punya minat besar terhadap dunia kecerdasan buatan. Pencinta komedi, tapi lawakannya sering kali garing. Mantan penulis dan editor di Selipan dot com.
Dhika Sacawisastra

Dhika Sacawisastra

Penulis di Rupa.AI sekaligus tukang riset prompt Aruna AI. Punya minat besar terhadap dunia kecerdasan buatan. Pencinta komedi, tapi lawakannya sering kali garing. Mantan penulis dan editor di Selipan dot com.
Facebook
Twitter
LinkedIn

Rupa.AI Products

Artvatar

Ubah foto profil biasa jadi luar biasa hanya dalam 1 jam dengan Artvatar.

Headshot

Ubah foto selfie biasa jadi foto profesional dalam 1 jam.

K-Beauty

Rasakan Pengalaman Photoshoot Ala Korea Tanpa Keluar Rumah

Related Post

Scroll to Top